Langsung ke konten
Selasa, 1 September 2026
Warna Baru Informasi dan Berita - Portal Berita Multi Platform
KabarPapuaTengah.id Warna Baru Informasi – Portal Multi Platform Terpercaya
Video
Kembali
Berita
Pendidikan

Hari Anak Nasional 2026, Papua Tengah Perkuat Komitmen Wujudkan Provinsi Layak Anak

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Lapangan SMA KPG Plus Nabire, Kamis (23/7/2026), dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi & Bangun Masa Depan.” Kegiatan…

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Lapangan SMA KPG Plus Nabire, Kamis (23/7/2026), dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi & Bangun Masa Depan.”

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan, Ukas, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga pendidik, serta perwakilan siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Nabire.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi tonggak penting dalam membangun masa depan anak-anak Papua Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah secara resmi menyatakan dukungannya terhadap Deklarasi Anak Menuju Provinsi Papua Tengah Layak Anak. Melalui deklarasi tersebut, pemerintah berkomitmen mewujudkan sekolah dan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, bebas dari kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan, sehingga setiap anak memperoleh hak belajar secara optimal.

Selain memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program strategis. Salah satunya adalah penyelenggaraan kursus Bahasa Inggris yang dilaksanakan langsung di Papua Tengah melalui kerja sama dengan lembaga kursus lokal yang dikelola oleh Orang Asli Papua (OAP).

Program tersebut menargetkan 4.250 peserta didik. Namun, berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, jumlah peserta mencapai 4.370 siswa, melampaui target yang telah ditetapkan. Sebanyak 99,8 persen peserta merupakan anak-anak asli Papua Tengah. Program ini bertujuan membekali peserta didik dengan kemampuan berbahasa Inggris sejak dini agar memiliki daya saing dan peluang lebih besar untuk memperoleh beasiswa di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah juga menyampaikan revitalisasi SMA Meepago sebagai sekolah unggulan yang dipersiapkan untuk melahirkan lulusan berprestasi dan mampu bersaing memperoleh beasiswa, baik melalui LPDP maupun berbagai program beasiswa luar negeri.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat pengelolaan Kolese Pendidikan Guru (KPG) berbasis asrama sebagai pusat pembentukan calon guru yang profesional, berkarakter, dan memiliki jiwa pengabdian. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga pendidik di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah. Pada tahun 2026, KPG akan menerima 120 calon siswa, dengan sistem keterwakilan satu peserta dari setiap distrik di Papua Tengah.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap seluruh elemen masyarakat terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan berkualitas, sehingga anak-anak Papua Tengah dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu membangun masa depan Papua Tengah.

Natanus Ugipa, Uswatun Hasanah, Makruf Amar, melaporkan.

☕ Atau scan QRIS di bawah untuk kirim kopi — berlaku semua aplikasi e-wallet & m-banking.

QRIS Kabar Papua Tengah
Galeri Foto
Ditulis oleh
Redaksi

Komentar Pembaca (0)

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah yang pertama berkomentar.