Langsung ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026
Warna Baru Informasi dan Berita - Portal Berita Multi Platform
KabarPapuaTengah.id Warna Baru Informasi – Portal Multi Platform Terpercaya
Video
Kembali
Berita
Pertanian

Dinas Ketahanan Pangan Nabire Panen Perdana Padi Biofortifikasi, Petani OAP Siap Tanam Berkelanjutan

NABIRE — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire sukses melaksanakan panen perdana padi biofortifikasi varietas Arumba Merah di atas lahan percontohan (demplot) seluas 5 hektar di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire.Program yang memanfaatkan…

NABIRE — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire sukses melaksanakan panen perdana padi biofortifikasi varietas Arumba Merah di atas lahan percontohan (demplot) seluas 5 hektar di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire.
Program yang memanfaatkan alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) ini membedayakan Kelompok Tani Orang Asli Papua (OAP) Cenderawasih 1 yang beranggotakan 19 orang, serta berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, menjelaskan bahwa hasil ubinan menunjukkan produktivitas mencapai 2,5 ton per hektar atau total sekitar 12,5 ton gabah. Seluruh hasil panen ini tidak dijual bebas ke pasar umum, melainkan dibeli langsung oleh dinas untuk mendukung program intervensi stunting.
“Hasil dari panen ini akan diserap oleh Dinas untuk bantuan penanganan stunting di tahun 2026. Beras ini akan didistribusikan melalui Posyandu-Posyandu sesuai lokus stunting di Distrik Nabire, khususnya untuk balita penderita stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui,” jelas Victor.


Bupati Tekankan Kemandirian Pangan Daerah


Dalam kegiatan panen perdana tersebut, Bupati Nabire turut menyampaikan sambutan dan arahan. Beliau menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan angka stunting melalui optimalisasi potensi lokal.


“Panen perdana ini merupakan langkah nyata kita dalam memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka stunting. Kita harus bisa mendorong kemandirian daerah melalui optimalisasi potensi lahan lokal, seperti di Nabire Barat dan sekitarnya, guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar,” tegas Bupati Nabire.


Petani Siap Lanjutkan Penanaman
Keterlibatan masyarakat lokal dalam program ketahanan pangan ini disambut baik oleh para petani. Ketua Kelompok Tani Cenderawasih 1, Teri Msen, menegaskan bahwa penanaman padi jenis Arumba Merah ini tidak boleh berhenti hanya pada tahap uji coba (demplot).
Ia menyatakan kesiapan seluruh anggota kelompoknya untuk segera mengolah lahan kembali setelah proses panen selesai.
“Harapan ke depan bukan berarti berhenti sampai di sini, tapi kami harus tanam terus. Hasilnya untuk kelompok dan pengaturannya didampingi oleh Dinas Ketahanan Pangan. Setelah panen ini, kami dari kelompok tani akan tanam lagi,” tegas Teri Msen saat ditemui di lokasi kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Nabire berharap keberhasilan demplot ini dapat mendorong kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal Orang Asli Papua (OAP) secara berkesinambungan

☕ Atau scan QRIS di bawah untuk kirim kopi — berlaku semua aplikasi e-wallet & m-banking.

QRIS Kabar Papua Tengah
Galeri Foto
Ditulis oleh
Redaksi

Komentar Pembaca (0)

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah yang pertama berkomentar.